Puisi
Antara Corona, Korupsi dan Judi
 |
| BBI, Si Buruk Rupa |
BangsaKu semakin hari semakin sakit
Oleh ganasnya, virus corona.
Virus ini semakin hari semakin ganas
Ia memangsa banyak nyawa tak berdosa.
Doa dan pengharapan pada sang khalik,
Setiap detik di panjatkan oleh anak anaknya. Untuk memberikan kekuatan pada mereka Para pahlawan kesehatan.
Juga kepada para pejabat bangsa
Agar sehat dan selalu jernih dalam
Memikirkan solusi untuk mengakhiri serangan corona.
Banyak cara telah di lakukan. Banyak taktis, siasat steategi telah di lakukan. Namun virus ini tak ada takutNya.
Ohhhh, BumiKu kapankah Engkau Sembuh?
Sedih dan lebih sakitnya lagi
Bahwa, selain corona ada pula virus
Yang tak kalah ganasnya.
Yaitu......KORUPSI, Kolusi dan Nepotisme
Yahhhh,,, virus yang satu ini juga sangat ganass.
Hanya bedanya, Corona merenggut nyawa
Korupsi menghisap uang rakyat.
Sebagian berbicara tentang corona
Sebagian berbicara tentang korupsi
Corona menjadi musuh Bangsa Ini
Korupsipun menjadi musuh yang harus tumpas.
KeyakinanKu mulai berkata, Corona terkutuk ini akan segera berakhir, namun hatiKu risau akan KORUPSI yang hampir membudaya. TanyaKu pada hatiku.
Akankah Korupsipun BERAKHIR?
Korupsi mungkin sulid di tumpas
Jika hanya sedikit orang yang berbicara
Dan banyak orang yang membela pelaku.
Haii, saudaraKu apakah hanya karna PERUT
kau bela Koruptor?
Tak ingatkah kau dengan nasib banyak orang yang mernitih? Kau tamak seperti TUANMu.
Semakin jalannya waktu
Hal aneh mulai muncul ke permukaan
Di tengah pandemic ini,,,
Di tengah penumpasan korupsi
Tumbuhlah juga judi di tengah tengahnya
Mereka sibuk berjudi tanpa memikirkan solusi.mereka sibuk berjudi tanpa memikir cara. Mereka sibuk berjudi tanpa memikirkan strategi.
Ahhh,hhhh. Tak mungkin hal itu terjadi.
Tentang Corona ada cara dan steategi
Karna dia tahu kapan saja corona menyerangnya.
Tapi Korupsi,,, Ia pelakunya. bagaimana ia memikirkan cara jika hanya untuk menumbangkannya kembali.
Lucu........
Lebih anehnya lagi tim horeeee ikut ikutan layaknya ia juga sedang berkuasa, tim horee menyerang menghujat dan menghina saudaranya yang kritik, lupa kalau ia hanyalah suruhan untuk angkat kursi dan meja yang berhamburan.
Lucunya dan payahnya,,,,lagi
Mereka yang berwewenang,,
Mereka di hadiahi seekor kuda bermodif rupiah. Mereka tutup rapat rapat kasus korupsi, sengaja buta dan tuli.
Takuttt,,,corona,, tutup korupsi
Dan buru penjudi.
Yahhh,, benarrr. Itu faktanya.
Mereka lebih senang memburu penjudi
Yang kapan kapan bisa jadi ATM di tengah jalan. Tapi kaku berburu pelaku korupsi.
Yahhhh benar... Itu FAKTANYA..
Judi hal yang salah,, yah benar
Yang harus kau buru dan kemudian tangkao aktornya
Tapi kenapa kau kaku dalam berantas Korupsi. Ada apa TUAN? apakah Seekor kuda itu??????
Corona ganasssss di lawan
Korupsi ganasss di biarkan
PenJudi di buru hingga tertangkap.
Salam satu jiwa
Karya si Buruk Rupa dari Kota Keadilan
Comments
Post a Comment